Bagaimana Memprediksi Keakuratan Analisa Forex?

Analisa forex tak selalu memberikan hasil yang akurat. Pergerakan mata uang yang terjadi justru sering kali bertolak belakang atau tidak sesuai dengan keyakinan. Seumpama prediksi forex hari ini mengalami kenaikan sehingga sangat menjanjikan untuk membuka posisi. Namun, pada saat sudah trading ternyata mata uang mengalami penurunan. Hal ini sangat lumrah terjadi, bahkan menjadi salah satu persoalan yang kerap dikeluhkan oleh para trader. Betapa tidak, kerugian yang dialami bukan sedikit apalagi dengan perkiraan sebelumnya bahwa pergerakan mata uang akan memuncak sehingga bakal memberikan keuntungan yang lebih besar apabila bisa menanamkan modal dalam jumlah maksimal.

analisa-forexWell, bagaimana cara memprediksi analisa forex supaya hasilnya sesuai atau tidak berganti arah? Untuk menemukan jawaban mari ikuti pembahasan di bawah ini:

Menggunakan lebih dari satu analisa

Menganalisis pergerakan mata uang dunia pada dasarnya membutuhkan banyak faktor pendorong supaya memberikan hasil yang mendekati akurat. Tidak cukup dengan hanya mengandalkan feeling saja untuk memprediksi, semisal dalam analisa teknikal yang dibantu dengan grafik masa lampau. Bisa jadi prediksi sebelumnya keliru karena tidak fokus dan banyak hal lain yang menjadi beban pikiran sehingga tidak bisa berpikir dengan kepala dingin. Inilah sebabnya analisa teknikal perlu didampingi oleh analisis fundamental. Proses penyelidikannya amat berbeda, di mana analisa fundamental melihat langsung perkembangan ekonomi di lapangan salah satunya melalui sumber berita di beberapa media, sedangkan teknikal menggunakan grafik ekonomi minggu, bulan, atau bahkan tahun lalu. Makanya, sangat disarankan agar tidak hanya mengandalkan satu analisa terutama karena alasan lebih mudah memprediksinya, sebab bukan tidak mungkin hal tersebut justru malah menimbulkan kerugian buat trader.

Menyesuaikan hasil dari kedua analisa

Saat kedua analisa (teknikal dan fundamental) sudah dilakukan, maka menyesuaikan hasil dari keduanya harus dilakukan. Jika terjadi perbedaan dari hasil analisa tersebut, besar kemungkinan ada titik kekeliruan. Menganalisa ulang adalah solusi yang sebaiknya dilakukan untuk memperoleh keyakinan yang tepat. Paling tidak analisa memberikan hasil yang hampir selaras agar keakuratan dapat terjadi. Inilah pentingnnya analisa teknikal dan fundamental sama-sama harus digunakan untuk mengkaji pergerakan ekonomi secara efektif.

Mencoba hasil analisa dengan akun demo

Selanjutnya keakuratan analisa forex dapat diprediksi dengan akun demo. Akun demo atau demo account adalah sebutan lain dari akun mainan. Akun tersebut kerap kali digunakan sebagai strategi dapat untung trader karena memberikan gambaran yang luar biasa pada perdagangan yang sebenarnya. Di sini trader bisa berlatih secara maksimal dalam berdagang valas dengan modal dan pasar forex yang sama. Bagaimana dengan hasil prediksi mata uang? Tentu saja sangat berkaitan erat. Sebab, analisa yang diperoleh dapat dijadikan panduan untuk berdagang melalui akun demo. Nantinya akun tersebut dapat menunjukkan sendiri pergerakan mata uang sehingga dapat membuktikan apakah sesuai dengan analisis yang dilakukan atau malah sebaliknya. Oleh sebab itu, disarankan untuk sering-sering melakukan percobaan dengan demo account guna membuktikan buah dari analisa yang dilakukan.

Keakuratan analisa forex memang belum dapat dipastikan meski sudah menggunakan kedua analisa dan memakai akun demo untuk mencobanya. Namun setidaknya sudah mendekati pergerakan mata uang yang berjalan. Tidak selalu bisnis memberikan keuntungan, tentu ada kata gagal yang harus dijadikan pelajaran. Misal sebelumnya pernah loss dalam trading forex, maka kesalahan sebelumnya dapat menjadi pengetahuan untuk lebih mahir dalam berinvestasi valas  ke depannya.

Ini Pentingnya Mencari Broker Forex yang Terpercaya

Dalam investasi forex, diperlukannya kerjasama yang baik antara seorang trader dengan broker. Broker biasa disebut sebagai penghubung antara trader dengan pasar forex. Jadi, melalui broker perdagangan valuta asing dapat berlangsung. Oleh karenanya, broker yang dipilih juga harus benar-benar terpercaya agar investasi yang dilakukan bisa berjalan sesuai harapan.

broker-forexAdapun kriteria broker yang patut dipilih dalam perdagangan valuta antara lain:

  1. Memiliki izin perdagangan dari pemerintah Indonesia (BAPPEBTI)
  2. Mempunyai regulasi resmi
  3. Menyediakan fasilitas yang lengkap untuk perdagangan
  4. Menawarkan komisi yang kompetitif
  5. Memberikan pelatihan yang baik untuk mencetak para trader menjadi handal, dan lain sebagainya

Setelah membaca sekilas informasi di atas, betapa pentingnya memilih seorang broker atau pialang dengan jeli untuk memperoleh yang tepat. Tanpa perhatian penuh tidak menutup kemungkinan bisa terjebak ke dalam broker forex yang ilegal dan bahkan menyebabkan modal hilang. Maka dari itu, penting untuk tidak bekerja sama dengan pialang secara asal-asalan, dapatkan beberapa manfaat di bawah ini:

Mendapat layanan yang memuaskan

Pialang forex yang profesional sangat mengutamakan kenyamanan para trader. Dalam hal ini, beberapa bagian penting seperti akses perdagangan yang cepat dan juga fasilitas yang memadai menjadi suatu aspek yang kerap diprioritaskan oleh broker sehingga sangat memungkinkan bagi trader untuk mendapat layanan yang memuaskan. Layanan termasuk dalam kategori yang tidak boleh diabaikan agar perdagangan bisa berjalan seperti mana yang diinginkan. Bayangkan kalau sudah terjebak ke dalam genggaman broker yang ilegal, bisa-bisa selalu dikadalin sehingga untung yang didapat juga tidak banyak atau bahkan malah merugi karena harus memberikan komisi kepada broker sekalipun mengalami loss dalam trading.

Memperoleh berita forex yang berkualitas

Broker juga akan menyediakan berita-berita forex terutama informasi tentang ekonomi negara yang mana hal ini akan sangat membantu trader dalam menganalisis pergerakan harga mata uang. Analisis ini disebut dengan analisa fundamental, yakni suatu sistem pengkajian dalam memprediksi perubahan nilai mata uang agar bisa mengambil langkah tepat seperti kapan harus membuka atau menutup posisi trading. Perlu diingat bahwa berita forex juga tidak bisa dianggap remeh, fatalnya analisa bisa salah jika informasi yang diperoleh tidak akurat sehingga hal ini bisa mempengaruhi trading plan dan hasil trading yang telah dilakukan. Oleh karenanya, memilih broker yang terpercaya juga sangat membantu dalam memperoleh berita forex yang terupdate dan berkualitas serta bisa melakukan perdagangan dengan baik.

Memungkinkan dalam melakukan leverage

Leverage bisa diartikan sebagai pinjaman modal yang diberikan oleh broker kepada trader untuk memperbanyak jumlah dana yang diinvestasikannya sehingga keuntungan yang didapat pun bisa tinggi. Namun demikian, apabila kerugian yang didapat maka tentu akan sangat besar. Dalam hal ini, tentu saja ada margin yang dibagikan kepada broker atas pinjaman yang dilangsungkan, sedangkan jumlah margin itu sendiri biasanya ditetapkan oleh broker. Pada umumnya leverage yang ditawarkan oleh broker kepada trader juga berbeda-beda, ada yang 1:100, 1:200, bahkan juga 1:500. Inilah untungnya mendapat broker yang profesional, selain melatih trader untuk handal juga kerap memberi kesempatan untuk memanfaatkan leverage.

Broker yang terpercaya misi utamanya memberikan layanan terbaik untuk nasabah dalam perdagangan valuta asing. Dengan begitu hal ini bisa memberikan keuntungan untuk kedua pihak. So, bila ingin menjadi seorang trader yang handal pastikan Anda memilih broker yang terpercaya seperti beberapa kriteria di atas untuk memperoleh hasil investasi seperti yang diimpikan.

Jaga Dua Hal Ini Jika Sudah Menjadi Forex Trader

Saat ini, pedagang forex atau yang sering disebut trader tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha atau orang-orang berduit saja. Ya, ada banyak trader yang masih merupakan mahasiswa dan pelajar serta ibu-ibu rumah tangga dan karyawan-karyawan swasta. Tujuan mereka satu yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya dari perdagangan valuta asing. Setiap tahun, jumlah peminat investasi forex ini semakin banyak dan berkembang sehingga transaksi semakin banyak dan para pialang baru pun kian bermunculan. Btw, apakah Anda seorang forex trader? Jika iya, selain menyiapkan strategi untuk memenangkan perdagangan dan mendapatkan keuntungan, sangat disarankan untuk menjaga kedua hal ini agar Anda bisa melakukan transaksi dengan lancar:

health-good

Kesehatan

Mungkin terdengar konyol tapi perlu disadari bahwa kebanyakan trader terlalu fokus dengan pergerakan nilai mata uang dan transaksi mereka tapi memperhatikan kesehatan mereka. Pada umumnya, mereka suka mengkonsumsi makanan siap saji dan begadang demi memperoleh keuntungan. Hal ini jelas sangat merugikan karena tidak setiap kali berdagang forex memperoleh keuntungan dan keuntungan yang didapat pun tidak akan selalu besar. Nah, jika tubuh jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit, tentu Anda akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Bahkan mungkin semua keuntungan dari berdagang valas yang sudah Anda miliki harus terkuras habis untuk membayar biaya rumah sakit.

Oleh karena itu, sepenting apapun perdagangan forex untuk kehidupan Anda, selalu jaga kesehatan tubuh Anda semaksimal mungkin. Pastikan untuk makan dan minum teratur dengan porsi yang seimbang. Pilih juga makanan dan minuman yang sehat dan baik untuk tubuh agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Di samping itu, istirahatlah yang cukup, idealnya 8 jam per hari. Dengan melakukan hal ini, kesehatan tubuh Anda akan tetap terjaga, begitu juga dengan semangat dan mood Anda dalam berdagang valas.

Bagaimana jika perdagangan ini sering mengharuskan Anda untuk begadang? Sebaiknya atur waktu Anda semaksimal mungkin dan lakukan perdagangan di pagi, siang, sore, dan malam hari sebelum jam istirahat tiba. Jika sudah waktunya untuk istirahat, segera menuju tempat tidur dan beristirahatlah dengan nyenyak.

family-2

Hubungan dengan orang terdekat

Perlu Anda ketahui bahwa ada banyak perdangan valas di luar sana yang tidak memiliki hubungan yang baik dengan orang terdekat mereka, entah itu orang tua, saudara, keluarga, dan teman mereka. Hal ini dikarenakan mereka yang terlalu sering menghabiskan semua waktu mereka di depan komputer untuk melakukan perdagangan. Memang berdagang forex bukanlah hal yang salah tapi waktu bersama orang terdekat sebaiknya tetap dijaga. Memang akan sedikit sulit untuk melakukannya apabila jika Anda merupakan full trader. Namun, bukan berarti bahwa Anda tidak bisa melakukan hal ini. Caranya? Ketika Anda mengalami keuntungan atau kerugiaan, segera keluar dari pasar untuk menikmati hasil atau menenangkan pikiran. Nah, Anda sudah punya waktu luang dengan melakukan hal ini. Gunakan waktu tersebut untuk berkomunikasi, kumpul bersama, ngobrol, jalan-jalan, atau melakukan kegiatan-kegiatan bersama orang-orang terdekat Anda. Jika Anda tinggal berjauhan dengan mereka, gunakan gadget Anda untuk menghubungi mereka. Anda juga bisa melakukan video call untuk melihat langsung kondisi mereka.

Sadari apabila hubungan Anda dengan orang-orang terdekat Anda terbilang baik, Anda akan mendapatkan semangat untuk berdagang forex. Sebaliknya, jika hubungan Anda dengan mereka buruk, Anda akan kepikiran dan konsentrasi Anda akan berantakan. Masalah ini akan menyebabkan Anda gagal dan mengalami kerugian.

Mengenal Lebih Jauh Strategi Hedging di Forex Trading

Strategi HedgingStrategi apa yang sudah Anda pelajari dalam perdagangan forex (valuta asing) untuk menjadi trader profesional? Penting bagi Anda untuk memahami dan menguasai berbagai strategi di dalam trading forex. Tiga yang terpenting dari sekian banyak strategi forex trading dan wajib trader kuasai adalah

  1. Switching
  2. Averaging
  3. Hedging

Nah, berikut ini secara khusus akan dibahas bagian terakhir dari list di atas. Next time, kita bakal diskusi tentang strategi switching dan averaging juga tentunya. Yuk bahas strategi hedging terlebih dahulu.

Apa itu strategi hedging?

Di dalam dunia forex trading, strategi hedging adalah tindakan yang diambil trader untuk melindungi nilai. Istilah lain dari hedging yang kini juga banyak dipakai adalah locking atau mengunci. Intinya, dalam hal ini, trader mengambil tindakan untuk melindungi dana atau mengunci posisinya pada saat itu.

Bagaimana melakukan strategi ini?

Dari definisi di atas, masih belum terbayang bagaimana strategi hedging ini yang sesungguhnya? Tentu Anda perlu tahu bagaimana cara melakukan strategi ini terlebih dahulu.

Trader mengambil tindakan hedging saat ia mengambil posisi yang salah dalam suatu transaksi. Maksudnya? Misal, harga pasangan suatu mata uang saat ini di 1.2100, ia membuka posisi BUY tentu karena memprediksi harga tersebut akan naik berdasarkan analisa yang telah dilakukan. Kenyataannya tak sesuai harapan. Pasar malah mengalami penurunan dari 1.2100 ke 1.2090.

Nah, agar jumlah kerugian tidak bertambah besar, disinilah forex trader melakukan strategi hedging dengan cara mengunci posisi awal dan membuka posisi baru dari arah yang berlawanan.

Trader membuka posisi baru di 1.270. Apa yang terjadi jka pasar kembali turun? Kerugian tetap 10 poin karena posisi pertama 1.2100 ke 1.2070 rugi 30 point dan yang pertama 1.2090 ke 1.1.2070 untung 20 point.

Begitupun apabila pergerakan pasar naik menjadi 1.2110, tetap saja hanya rugi 10 poin. Dari posisi pertama, 1.2100 ke 1.2110 untung 10 point dan dari 1.2090 ke 1.2110 rugi 20 point.

Bisakah meraup profit?

Sejatinya, trader menginginkan strategi yang tak hanya mencegah resiko kerugian dalam jumlah yang besar, tetapi juga kesempatan memperoleh keuntungan. Bukan begitu? Seperti menjalankan bisnis pada umumnya, sesuatu dikatakan strategi karena bisa memberi kemudahan atau membuka peluang. Misalnya, Anda yang punya toko konvensional, kini menerapkan strategi pemasaran online. Tujuannya bukan hanya memudahkan promosi, melainkan juga mendapatkan pembeli/pelanggan baru, bukan? Nah, mungkin beberapa dari Anda bertanya apakah bisa meraup keuntungan dari melakukan hedging ini? Kuncinya adalah perhatikan indikator lain dan pergerakan pasar agar membuat prediksi yang tepat.

Bagaimana menurut Anda tentang strategi hedging? Pentingkah? Cukup mudah dipahamikah? Sebagai tambahan, satu hal yang mesti Anda ingat, jangan mudah tergoda dan tergiur dengan tawaran-tawaran (dari broker) yang menyebutkan bahwa trader bisa melakukan strategi tanpa resiko dan tidak akan mengalami kerugian sama sekali. Mengapa perlu dihindari? Hal tersebut bisa-bisa saja hanya janji manis mereka yang ingin menarik nasabah atau bahkan melakukan scam.

Mempelajari Pola Candlestick dalam Forex

Pola CandlestickAnalisa teknikal adalah salah satu komponen penting di dalam forex trading. Melakukan analisa teknikal dengan benar serta mencocokannya dengan analisa fundamental memungkinkan trader untuk memprediksi pergerakan pasar secara akurat. Salah satu unsur analisa teknikal adalah grafik candlestick atau pola grafik lilin.

Candlestick pertama kali ditemukan oleh orang Jepang pada tahun sekitar 1700 dan 1800-an, yang kemudian semakin dikenal dan dipakai di dunia trading. Pengusaha beras bernama Munehisa Homma yang pertama memiliki gagasan bahwasanya dalam memprediksi pergerakan harga beras, ia berpatok kepada harga-harga di masa lampau.

Pada dasarnya, konsep dasar dari menggunakan pola candlestick untuk melakukan analisa teknikal yakni dengan cara memprediksi pergerakan harga atau tren pasar di masa yang akan datang berdasarkan histori atau harga sebelumnya.

Calon trader atau trader pemula perlu mempelajari pola candlestick guna memperkuat strategi analisa teknikal yang ia lakukan agar dapat melakukan prediksi dengan benar. Dengan pengetahuan yang mumpuni, kesempatan mendapatkan keuntungan semakin terbuka lebar.

Sebelum mengetahui apa-apa saja bagian-bagian grafik candlestick, perlu diketahui  bahwasanya terdapat variasi dalam pola candlestick yang ada saat ini.

Dulunya, para trader mengenal pola candlestick ini dengan warna putih dan hitam saja, yang mana..

  • Putih menunjukkan keadaan bullish
  • Hitam menunjukkan keadaan bearish

Warna hijau dan merah adalah yang paling banyak dipakai dan merupakan versi modern dari warna Hitam dan Putih.

  • Hijau mengindikasikan situasi bullish
  • Merah mengindikasikan situasi bearish

Saat ini, bahkan warna candlestick yang Anda bisa berbeda dari dua pasangan warna yang disebutkan di atas.

Candlestick terdiri atas tiga bagian yakni upper shadow, real body, dan low shadow. Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya: 

pola candlestick

Jenis-jenis pola candlestick

Bagaimana cara membaca pola candlestick untuk memprediksi pergerakan harga pasar? Tentu Anda perlu mengetahui apa-apa saja jenis pola pada umumnya. Banyak sekali jenis pola candlestick, tapi yang terpenting Anda memahami yang mana kerap muncul dan mana yang paling menguntungkan (menunjukkan potensi keuntungan.

  • Pola candlestick yang pertama adalah single atau disebut juga pola dasar. Sudah dijelaskan di atas dan tertera pada gambar tersebut. Namun, tak selalu demikian. Contohnya adalah Maribozu yakni pola dasar candlestick tanpa shadow.  Ada pula spinning tops yang mana upper dan lower shadow berukuran panjang sedangkan real body berukuran kecil.
  • Pola candlestick double terdiri atas 2 pola dasar. Salah satunya yang paling sering dijumpai adalah Engulfing, baik itu bullish engulfing maupun bearish engulfing. Bullish engulfing yakni keadaan di mana candle bullish lebih besar dan berada di depan candle bearish. Begitu sebaliknya bearish engulfing.
  • Triple. Apabila Anda sudah menguasai pola single an double candlestick, kini saatnya beralih ke yang sedikit lebih kompleks, Triple candlesticks. Saat Anda menjumpai tiga candle bearish berturut-turut,  itu dinamakan Three Crows. Sedangkan, kalau candle bullish tiga kali berturut-turut, namanya Three Soldiers.

When Should You Stop Trading Forex?

I was so happy when knowing that my uncle wanted to teach me about forex trading last week. To be honest, I want to learn forex trading in detail because I want to be a success forex trader. I know that it is not easy and I need a long process to realize it. That is why I need any helps from experts. I decide to ask for help from my uncle because he is an experienced trader. He started trading when he resigned from his office in 2010. He ever told me that he often visit some related forex sites to get related information and learn about this trade.

When he knew that I was keen on trading, he was happy and willing to teach me anytime. Anyway, there were many things that he shared to me. One of them is the answer of this question: when should you stop trading forex? This question is simple, but there are many traders who don’t know what the answer is exactly. Therefore, there are still many traders who deal with loss at this moment. Are you a trader? If you are, do you know what the answer is? If you don’t, find the answer below:

Get targeted profit

profitYou might be curious about this point and want to ask WHY? Most traders think that stopping trading when getting targeted profit is a mistake because it means that they throw their opportunity to get huge profit. This makes them continue trading when getting profit without paying attention to market trend and exchange rate movement that can happen anytime. Imagine if they decide to open sell position and exchange rate goes down drastically, of course they will deal with huge loss.

Thus, when getting targeted profit, you should stop trading although you assume that you can get more profit. By doing this, you can enjoy profit and avoid the risks of getting stress. In other hand, if you really want to continue trading after getting targeted profit, you should use stop-loss feature so you can maintain your first profit.

Deal with loss

lossThis sounds trivial, but you need to know that there are many traders continuing trading after dealing with loss. They want to revenge and get their initial capital back. Unfortunately, they continue dealing with loss so they don’t have money anymore. If you face this problem, you will deal with financial problem and stress at last. For this, control emotion when getting this problem. You must think positively and start trading another day. Make sure that desire and emotion don’t take over your mind so you don’t do overtrading which only makes you waste much money.

Hopefully, by reading this information, you can enjoy trading and minimize the risks of getting loss.

Bagaimana Cara Menggunakan Moving Average

Moving AverageDi dalam perdagangan valuta asing, trader harus mengetahui, memahami, dan menguasai analisa teknikal (bersamaan dengan analisa fundamental) guna mengetahui potensi pergerakan tren market. Kalau analisa fundamental menyangkut berita-berita perekonomian, politik, dan faktor luar yang dapat mempengaruhi pasar mata uang, analisa teknikal berkenaan dengan grafik pasar yang dapat dilihat di platform trading.

Banyak yang mengatakan bahwa analisa teknikal itu ribet dan butuh waktu panjang untuk mempelajarinya. Well, kalau Anda benar-benar serius ingin menggeluti dunia forex dan yakin bahwa Anda bisa, tentu mengalami kesulitan dan meluangkan waktu untuk mempelajarinya di awal bukan suatu tekanan, melainkan tantangan. Setuju?

Nah, kali ini akan dibahas tentang salah satu indikator dalam analisa teknikal yaitu Moving Average atau MA. Seperti yang mungkin telah Anda dengar, MA ini cukup populer dan banyak digunakan oleh trader pemula dan profesional.  Bagaimana cara menggunakan MA sebagai dasar analisa teknikal untuk membantu Anda memprediksi pergerakan tren pasar?

Untuk mulai menggunakan Moving Average, trader perlu menyisipkan fitur MA di dalam chart. Cara melakukannya tentu tergantung dari interface platform yang digunakan. Atau istilahnya itu seperti meng-enable. Nah, kemudian ada tiga langkah penting yang perlu Anda lakukan:

Tentukan periode timeframe

Apabila ingin mengandalkan Moving Average sebagai komponen analisa teknikal Anda, baiknya tentukan terlebih dahulu timeframe atau batasan waktu. Pada dasarnya, timeframe itu bisa dilihat dengan rentang waktu menit, jam, dan bahkan hari dilihat dari jumlah tertentu candlestick (atau indikator chart lainnya). Misalnya, Anda ingin melihat tren pasar selama satu jam terakhir atau satu hari kemarin.

Ketahui 2 jenis utama MA

Ingin menggunakan Moving Average? Diwajibkan untuk mengetahui terlebih dahulu dua tipe utamanya (ya, ada lagi selain di bawah ini, tapi dua ini yang terpenting).

Simple Moving Average. Sesuai namanya, jenis MA yang satu ini sederhana dan ditujukan untuk para pemula. Kekurangannya yaitu reaksi terhadap pergerakan harga lamban shingga peluang juga lambat muncul.

Exponential Moving Average. Jenis exponential ini agak sedikit lebih kompeks ketimbang yang simple moving average.  Ini diperuntukkan bagi yang melakukan transaksi secara agresif. Tipe MA yang satu ini bereaksi cepat terhadap pergerakan harga.

Lihat pergerakan atau tingkat kecuraman

Kemudian, dalam menggunakan MA, Anda perlu melihat dari tingkat kecuraman atau pergerakannya. Apabila secara umum terlihat bahwa harga berada di atas MA, itu berarti pertanda uptrend atau kenaikan. Sebailknya, saat Anda melihat penurunan garis MA cukup curam (berarti harga berada di bawah MA) , yang terjadai adalah downtend. Informasi tambahan, bagaimana kalau menembus garis? Perlu diketahui bahwa ada kemungkinan tren akan berubah arah.

Tak jarang pula orang yang tidak mau memanfaatkan Moving Average ini. Bisa tarik garis MA sendiri ada alasannya. Bagaimana dengan Anda? Terlepas dari itu, semoga informasi tentang MA ini bermanfaat!