Petimbangkan 3 Hal Ini sebelum Membeli Asuransi Mobil

beli asurnasi kendaraanBagi Anda yang sering pergi ke luar kota dengan menggunakan mobil, baik itu karena dinas maupun mudik selain memastikan terlebih dahulu bahwa kendaraan dalam kondisi baik, entah itu mesin, rem, spion, ataupun ban mobil, juga sangat disarankan untuk mengasuransi kendaraan Anda. Mengapa? Bila nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Anda bisa mengalihkan kerugian yang bakal Anda dapat ke perusahaan asuransi. Misal, ketika di jalan terjadi kecelakaan kecil yang membuat mobil Anda penyok, dalam hal ini Anda tidak perlu keluar uang untuk biaya perbaikan mobil sekaligus pengobatan diri Anda karena telah dialihkan ke perusahaan asuransi.

Akan tetapi, membeli asuransi mobil sebaiknya dilakukan dengan segera. Tujuannya adalah untuk mempermudah proses klaim asuransi. Pasalnya, sebagian besar perusahaan asuransi (sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing) baru akan memproses pengajuan klaim apabila nasabah secara aktif membayar premi kurang lebih 2-3 tahun. Logikanya, jika kerusakan mobil mencapai 50% dan perusahaan harus mengeluarkan uang senilai 100 juta rupiah untuk perbaikan mobil, sedangkan nasabah baru membayar 1 kali polis Asuransi senilai 10 juta rupiah, tentu perusahaan akan rugi. Oleh sebab itu, penting membeli asuransi mobil jauh hari untuk kepentingan di masa depan. Untuk membeli asuransi kendaraan itu sendiri, ada 3 hal yang perlu Anda pertimbangkan, yaitu:

Perusahaan

Ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan jasa untuk peralihan kerugian yang bakal Anda terima, di antaranya adalah ACA, ABDA, AXA, Allianz, Jasiondo, Avrist, Adira, Sinar Mas, JaPro, dan lain sebagainya. Namun, untuk kenyamanan Anda pilihlah perusahaan asuransi yang menawarkan banyak kelebihan, mulai dari mudahnya proses pendaftaran sampai ke pengajuan klaim. Anda bisa kunjungi RajaPremi.com untuk memilih perusahaan asuransi yang tepat.

Di samping itu, pastikan pula perusahaan yang Anda pilih memiliki banyak cabang dan fasilitas, seperti rekanan bengkel dan mobil derek. Anda bisa melihat terlebih dahulu reputasi perusahaan melalui situs resmi website mereka. Perusahaan yang bagus tentunya memiliki testimoni positif, begitu juga sebaliknya dengan perusahaan asuransi yang non profesional,di mana kerap kali mendapat kesan-kesan negatif.

Perlindungan

Ada dua jenis perlindungan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi, yakni jenis all risk dan TLO. Perlindungan jenis all risk merupakan perlindungan yang diberikan secara keseluruhan oleh perusahaan, mulai dari kerusakan kecil hingga besar, seperti goresan, lecet, penyok, bahkan kebakaran dan kebanjiran.

Sementara perlindungan jenis TLO (Total Lost Only),hanya perlindungan yang diberikan apabila nasabah mengalami kerugian besar, lebih dari 75%. Contoh, kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran, tertimpa pohon, tabrakan, kecurian,kebanjiran, kerusuhan, dan lain sebagainya. Sekedar saran, tidak ada salahnya bila Anda memilih perlindungan jenis all risk karena Anda bisa mengalihkan kerugian mulai dari kecelakaan kecil hingga besar sehingga tak perlu lagi risau ke depannya.

Premi

Premi ialah biaya asuransi yang wajib ditanggung oleh nasabah untuk mempermudah proses pengklaiman. Premi biasanya dibayar per tahun sehingga memungkinkan para nasabah dalam membayarnya. Secara umum, ada 2 faktor yang dapat mempengaruhi besar atau kecilnya nilai premi, yaitu jenis perlindungan dan harga mobil.

Contoh, Anda memilih perlindungan jenis all risk dengan harga mobil senilai 250 juta rupiah. Kebetulan Anda memilih Sinar Mas untuk asuransi mobil Anda, maka untuk harga mobil di bawah 500 juta rupiah dan dengan perlindungan jenis all risk, premi yang Anda tanggung per tahun ialah senilai 3,25%. Jadi perhitungannya adalah Rp 250.000.000,- x 3.25% = Rp 8.125.000,-. So, premi yang mesti Anda bayar per tahun ialah sebesar 8.125.000 rupiah. Lihat informasinya juga melaluiĀ Facebook.

Membeli asuransi mobil adalah solusi tepat untuk memperoleh perlindungan di masa depan. Kita tidak pernah tahu kapan dan di mana bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.Terlebih saat menjelang hari lebaran, pengendara mobil dan motor kian bertambah tentu resiko kecelakaan juga semakin meningkat.